Laman

Sabtu, 17 Desember 2016

SEPAK BOLA

SEJARAH SEPAK BOLA DI INDONESIA
Di akhir tahun 1920, pertandingan voetbal atau sepak bola sering kali digelar untuk meramaikan pasar malam. Pertandingan dilaksanakan sore hari. Sebenarnya selain sepak bola, bangsa Eropa termasuk Belanda juga memperkenalkan olahraga lain, seperti kasti, bola tangan, renang, tenis, dan hoki. Hanya, semua jenis olahraga itu hanya terbatas untuk kalangan Eropa, Belanda, dan Indo. Alhasil sepak bola paling disukai karena tidak memerlukan tempat khusus dan pribumi boleh memainkannya.

Lapangan Singa (Lapangan Banteng) menjadi saksi di mana orang Belanda sering menggelar pertandingan panca lomba (vijfkam) dan tienkam (dasa lomba). Khusus untuk sepak bola, serdadu di tangsi-tangsi militer paling sering bertanding. Mereka kemudian membentuk bond sepak bola atau perkumpulan sepak bola. Dari bond-bond itulah kemudian terbentuk satu klub besar. Tak hanya serdadu militer, tapi juga warga Belanda, Eropa, dan Indo membuat bond-bond serupa.

Dari bond-bond itu kemudian terbentuklah Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB) yang pada tahun 1927 berubah menjadi Nederlandsch Indische Voetbal Unie (NIVU). Sampai tahun 1929, NIVU sering mengadakan pertandingan termasuk dalam rangka memeriahkan pasar malam dan tak ketinggalan sebagai ajang judi. Bond China menggunakan nama antara lain Tiong un Tong, Donar, dan UMS. Adapun bond pribumi biasanya mengambil nama wilayahnya, seperti Cahaya Kwitang, Sinar Kernolong, atau Si Sawo Mateng.

Pada 1928 dibentuk Voetbalbond Indonesia Jacatra (VIJ) sebagai akibat dari diskriminasi yang dilakukan NIVB. Sebelumnya bahkan sudah dibentuk Persatuan Sepak Bola Djakarta (Persidja) pada 1925. Pada 19 April 1930, Persidja ikut membentuk Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di gedung Soceiteit Hande Projo, Yogyakarta. Pada saat itu Persidja menggunakan lapangan di Jalan Biak, Roxy, Jakpus.

Pada tahun 1930-an, di Indonesia berdiri tiga organisasi sepakbola berdasarkan suku bangsa, yaitu Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB) yang berganti nama menjadi Nederlandsch Indische Voetbal Unie (NIVU) pada tahun 1936 yang merupakan milik bangsa Belanda, Hwa Nan Voetbal Bond (HNVB) milik bangsa Tionghoa, dan Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia (PSSI) milik orang Indonesia.

Memasuki tahun 1930-an, pamor bintang lapangan Bond NIVB, G Rehatta dan de Wolf, mulai menemui senja berganti bintang lapangan bond China dan pribumi, seperti Maladi, Sumadi, dan Ernst Mangindaan. Pada 1933, VIJ keluar sebagai juara pada kejuaraan PSSI ke-3.

Pada 1938 Indonesia lolos ke Piala Dunia. Pengiriman kesebelasan Indonesia (Hindia Belanda) sempat mengalami hambatan. NIVU (Nederlandsche Indische Voetbal Unie) atau organisasi sepak bola Belanda di Jakarta bersitegang dengan PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) yang telah berdiri pada bulan April 1930. PSSI yang diketuai Soeratin Sosrosoegondo, insinyur lulusan Jerman yang lama tinggal di Eropa, ingin pemain PSSI yang dikirimkan. Namun, akhirnya kesebelasan dikirimkan tanpa mengikutsertakan pemain PSSI dan menggunakan bendera NIVU yang diakui FIFA.

Pada masa Jepang, semua bond sepak bola dipaksa masuk Tai Iku Koi bentukan pemerintahan militer Jepang. Di masa ini, Taiso, sejenis senam, menggantikan olahraga permainan. Baru setelah kemerdekaan, olahraga permainan kembali semarak.

Tahun 1948, pesta olahraga bernama PON (Pekan Olahraga Nasional) diadakan pertama kali di Solo. Di kala itu saja, sudah 12 cabang olahraga yang dipertandingkan. Sejalan dengan olahraga permainan, khususnya sepak bola, yang makin populer di masyarakat, maka kebutuhan akan berbagai kelengkapan olahraga pun meningkat. Pada tahun 1960-1970-an, pemuda Jakarta mengenal toko olahraga Siong Fu yang khusus menjual sepatu bola. Produk dari toko sepatu di Pasar Senen ini jadi andalan sebelum sepatu impor menyerbu Indonesia. Selain Pasar Senen, toko olahraga di Pasar Baru juga menyediakan peralatan sepakbola.



Pengaruh Belanda dalam dunia sepak bola di Indonesia adalah adanya istilah henbal, trekbal (bola kembali), kopbal (sundul bola), losbal (lepas bola), dan tendangan 12 pas. Istilah beken itu kemudian memudar manakala demam bola Inggris dimulai sehingga istilah-istilah tersebut berganti dengan istilah persepakbolaan Inggris. Sementara itu, hingga 1950 masih terdapat pemain indo di beberapa klub Jakarta. Sebut saja Vander Vin di klub UMS; Van den Berg, Hercules, Niezen, dan Pesch dari klub BBSA. Pemain indo mulai luntur pada tahun 1960-an.

SEPAK BOLA

Sejarah Sepak Bola Dunia Inilah sejarah sepak bola dunia beserta pengertian sepak bola yang paling banyak di jadikan referensi untuk dalam menambah wawasan seputar sejarah sepak bola dunia  dan pengertian sepak bola. Tentunya anda yang ingin mengetahui sejarah sepak bola dunia

Sebelum kita masuk pada sejarah sepak bola, sebaiknya kita membahas seperti apa pengertian sepak bola itu?

Sepak Bola berasal dari dua kata yakni “Sepak”: dan “Bola”. Sepak atau meyepak bisa di artikan sebagai menendang (menggunakan kaki) sedangkan untuk “bola” yaitu alat permainan yang memiliki bentuk bulat yang terbuat dari bahan karet, kulit atau sejenisnya. Dalam permainan sepak bola, sebuah bola disepak/tendang oleh para pemain kian kemari. Jadi secara singkat pengertian Sepak bola adalah suatu permainan yang dilakukan dengan cara menendang bola kian kemari yang dilakukan oleh pemaian, dengan sasaran gawang dan bertujuan memasukan bola ke gawang lawan.

Sepak bola adalah salah satu jenis permainan yang dimainkan dalam bentuk regu. Setiap regu memiliki 11 pemain dimana termasuk 1 orang yang menjaga gawang disebut penjaga gawang. Permainan ini sangat membutuhkan adanya keterampilan pada gerak kaki dan tungkai. Kemudian sedangkan untuk penjaga gawang ada pengecualian dimana penjaga gawang boleh menggunakan tangan selama berada diarea gawangnya. Namun, jika penjaga gawang keluar area gawangnya maka tidak boleh lagi memegang bola, jika itu terjadi maka penjaga gawang tersebut akan mendapat pelanggaran.

Permainan sepak bola ini memiliki tujuan untuk memasukkan bola kedalam gawang lawan dan mesti berusaha agar dapat menjaga gawang sendiri agar tidak terjadi gol digawang sendiri. Kemudian permainan sepak bola dilakukan dalam 2 babak, dimana pada tiap babak terdiri dari 45 menit. Waktu istirahat berada diantara dua babak yaitu sebanyak 10 menit. Kemudian suatu tim akan dinyatakan sebagai pemenang, jika mampu mencetak gol ke gawang lawan dengan sebanyak mungkin.

Sejarah Sepak Bola – Permainan sepak bola adalah salah satu olah raga yang mendunia. Laki-laki, perempuan, anak-anak bahkan kakek semuanya mencintai sepak bola. Banyak dari mereka berasumsi bahwa awal mula sejarah sepak bola berasal dari inggris, tapi ternyata sejarah mencatat bahwa permainan sepak bola sudah ada sejak 3000 tahun yang silam di berbagai pelosok dunia dalam bentuk yang berbeda-beda. Akan tetapi berbicara sejarah awal mula munculnya sepak bola hingga sampai saat ini masih mengundang perdebatan. Karena ada beberapa document yang menjelaskan permainan sepak bola sudah ada sejak masa romawi dan lain sebagainya. Namun secara resmi awal mula permainan sepak bola lahir dari daratan cina, hal tersebut dinyatakan oleh FIFA sebagai badan sepak bola dunia, yaitu berawal dari permainan masyarakat cina pada abad ke-2 sampai abad ke-3 sebelum masehi, dimana olah raga ini dikenal dengan nama “thu-shu”. Dalam document lain sejarah sepak bola datangnya dari negeri jepang, sejak abad ke-8 masyarakat jepang telah mengenal permainan sepak bola.


ada beberapa hal yang dapat kita pelajari dalam permainan sepak bola diantaranya ialah :
1. Peraturan Sepak Bola
2. Tujuan Permainan Sepak Bola
3. Taktik Permainan Sepak Bola
4. Ofisial
5. Peraturan
6. Wasit sebagai pengukur waktu resmi
7. Percobaan Penggunaan Gol Emas dan Gol Perak
8. Kejuaraan Internasional Besar
9. Piala dunia mini (piala konfederasi)
10. Sepak Bola di Indonesia
11. Organisasi

1. PERATURAN
Peraturan resmi permainan sepak bola (Laws of the Game) adalah:
– Peraturan 1: Lapangan sepak bola
– Peraturan 2: Bola
– Peraturan 3: Jumlah Pemain
– Peraturan 4: Peralatan Pemain
– Peraturan 5: Wasit yang mengatur pertandingan
– Peraturan 6: Asisten wasit
– Peraturan 7: Lama Permainan
– Peraturan 8: Bola Keluar dan di Dalam Lapangan
– Peraturan 9: Cara Mendapatkan Angka
– Peraturan 10: Offside
– Peraturan 11: Pelanggaran
– Peraturan 12: Tendangan bebas
– Peraturan 13: Tendangan
– Peraturan 14: Lemparan dalam
– Peraturan 15: Tendangan gawang
Selain peraturan-peraturan di atas internasional , keputusan-keputusan Badan Asosiasi Sepak bola Daerah (IFAB) lainnya turut menambah peraturan dalam sepak bola.
2. TUJUAN PERMAINAN SEPAK BOLA
Dua tim yang masing-masing terdiri dari 11 orang bertarung untuk memasukkan sebuah bola bundar ke gawang lawan (“mencetak gol”). Tim yang mencetak lebih banyak gol adalah sang pemenang (biasanya dalam jangka waktu 90 menit, tetapi ada cara lainnya untuk menentukan pemenang jika hasilnya seri). akan diadakan pertambahan waktu 2x 15 menit dan apabila dalam pertambahan waktu hasilnya masih seri akan diadakan adu penalti yang setiap timnya akan diberikan lima kali kesempatan untuk menendang bola ke arah gawang dari titik penalti yang berada di dalam daerah kiper hingga hasilnya bisa ditentukan. Peraturan terpenting dalam mencapai tujuan ini adalah para pemain (kecuali penjaga gawang) tidak boleh menyentuh bola dengan tangan mereka selama masih dalam permainan.

3. TAKTIK PERMAINAN SEPAK BOLA
Taktik yang biasa dipakai oleh klub-klub sepak bola adalah sebagai berikut:
1. 4-4-2 (klasik: empat pemain belakang/skipper)
2. 4-4-2 (dengan dua gelandang sayap)
3. 4-4-1-1 (2 pasang gelandang sayap,satu gelandang serang dan striker tunggal)
4. 4-2-4 (2 sayap)
5. 4-3-2-1 (3 pemain gelandang tengah,2 gelandang serang,dan striker tunggal)
6. 4-3-1-2 (4 bek,3 gelandang bertahan,1 penyerang lubang,2 striker)
7. 4-5-1 (4 bek,2 sayap,3 gelandang,1 striker)
8. 4-3-3 (4 bek,3 gelandang bertahan,2 striker sayap,1 striker tengah)
9. 4-2-3-1 (2 bek tengah,2 bek sayap, 2 winger,1 penyerang lubang,1 striker)
10. 4-3-3 (2 bek sayap,2 bek tengah,2 sayap,1 gelandang bertahan,3 striker tengah)
11. 4-1-4-1 (4 bek,1 gelandang bertahan,4 gelandang,1 striker)
12. 3-4-3 (dengan winger)
13. 3-5-2 (dengan libero/sweeper)
14. 3-5-2 (tanpa libero/sweeper)
15. 3-6-1
16. 5-4-1
Taktik yang dipakai oleh sebuah tim selalu berubah tergantung dari kondisi yang terjadi selama permainan berlangsung. Pada intinya ada tiga taktik yang digunakan yaitu; Bertahan, Menyerang, dan Normal.

4. OFISIAL
Sebuah pertandingan diperintah oleh seorang wasit yang mempunyai “wewenang penuh untuk menjalankan pertandingan sesuai Peraturan Permainan dalam suatu pertandingan yang telah diutuskan kepadanya” (Peraturan 5), dan keputusan-keputusan pertandingan yang dikeluarkannya dianggap sudah final. Sang wasit dibantu oleh dua orang asisten wasit (dulu dipanggil hakim/penjaga garis). Dalam banyak pertandingan wasit juga dibantu seorang ofisial keempat yang dapat menggantikan seorang ofisial lainnya jika diperlukan.selain itu juga mereka membutuhkan alat-alat untuk membantu jalannya pertandingan seperti:
1. papan pengganti pemain
2. meja dan kursi

5. PERATURAN SEPAK BOLA
5.1 Lapangan permainan
1. Ukuran: panjang 100-110 m x lebar 64-75 m
2. Garis batas: garis selebar … cm, yakni garis sentuh di sisi, garis gawang di ujung-ujung, dan garis melintang tengah lapangan; … m lingkaran tengah; tak ada tembok penghalang atau papan
3. Daerah penalti: busur berukuran 18 m dari setiap pos
4. Garis penalti: … m dari titik tengah garis gawang
5. Garis penalti kedua: … m dari titik tengah garis gawang
6. Zona pergantian: daerah … m (… m pada setiap sisi garis tengah lapangan) pada sisi tribun dari pelemparan
7. Gawang: lebar 7 m x tinggi 2,5 m
8. Permukaan daerah pelemparan: halus, rata, dan tak abrasif

5.2 Bola
1. Ukuran: 68-70 cm
2. Keliling:10 cm
3. Berat: 410-450 gram
4. Lambungan: 1000 cm pada pantulan pertama
5. Bahan: karet atau karet sintetis (buatan)

5.3 Tim
1. Jumlah pemain maksimal untuk memulai pertandingan: 11, salah satunya penjaga gawang
2. Jumlah pemain maksimal keluar lapangan(tidak termasuk cedera): 4
3. Jumlah pemain cadangan maksimal: 12
4. Jumlah wasit: 1
5. Jumlah hakim garis: 2-4
6. Batas jumlah pergantian pemain: 3 kecuali pertandingan uji coba

5.4 Perlengkapan permainan
1. Kaos bernomor (sejak tahun 1954)
2. Celana pendek
3. Kaos kaki
4. Pelindung tulang kering
5. Alas kaki bersolkan karet

5.5 Lama permainan
1. Lama normal: 2×45 menit
2. Lama istirahat: 15 menit
3. Lama perpanjangan waktu: 2×15 menit (bila hasil masih imbang setelah 2 x 45 menit waktu normal)
4. Ada adu penalti jika jumlah gol kedua tim seri saat perpanjangan waktu selesai.
5. Time-out: 1 per tim per babak; tak ada dalam waktu tambahan
6. Waktu pergantian babak: maksimal 15 menit

6. WASIT SEPAK BOLA
Wasit yang memimpin pertandingan sejumlah 1 orang dan dibantu 2 orang sebagai hakim garis. Kemudian dibantu wasit cadangan yang membantu apabila terjadi pergantian pemain dan mengumumkan tambahan waktu. Pada Piala Dunia 2006, digunakan ofisial ke-lima. Penggunaan 2 wasit sempat dicoba pada copa italia.Penggunaan 4 hakim garis kabarnya juga dicoba di piala dunia 2010,dimana 2 diantaranya berada di belakang gawang.

7. PERCOBAAN PENGGUNAAN GOL EMAS DAN PERAK
Pada akhir 1990-an, IFAB mencoba membuat pertandingan lebih mungkin berakhir tanpa memerlukan adu penalti, yang sering dianggap sebagai cara yang kurang tepat untuk mengakhiri pertandingan. Contohnya adalah sistem gol perak yang mengakhiri pertandingan jika sebuah gol dicetak pada perpanjangan waktu pertama, dan gol emas yang mengakhiri pertandingan jika sebuah gol dicetak pada perpanjangan waktu kedua. Kedua sistem ini telah dihentikan oleh IFAB.

8. KEJUARAAN INTERNATIONAL BESAR
Kejuaraan internasional terbesar di sepak bola ialah Piala Dunia yang diselenggarakan oleh Fédération Internationale de Football Association. Piala Dunia diadakan setiap empat tahun sekali. Lebih dari 190 timnas bertanding di turnamen kualifikasi regional untuk sebuah tempat di babak final. Turnamen babak final yang berlangsung selama empat minggu kini melibatkan 32 timnas (naik dari 24 pada tahun 1998).
Kejuaraan internasional yang besar di setiap benua adalah:
– Eropa: Piala Eropa atau dikenal dengan nama Euro
– Amerika Selatan: Copa América
– Afrika: Piala Afrika
– Asia: Piala Asia
– Amerika Utara: Piala Emas CONCACAF
– Oseania: Piala Oseania

9. PIALA DUNIA MINI (Piala Konfederasi)
Ajang tingkat klub terbesar di Eropa adalah Liga Champions, sementara di Amerika Selatan adalah Copa Libertadores. Di Asia, Liga Champions Asia adalah turnamen tingkat klub terbesar. Sepak bola sudah dimainkan di Olimpiade sejak tahun 1900. (kecuali pada Olimpiade tahun 1932 di Los Angeles). Awalnya ini hanya untuk pemain-pemain amatir saja, namun sejak Olimpiade Los Angeles 1984 pemain profesional juga mulai ikut bermain, disertai peraturan yang mencegah negara-negara daripada memainkan tim terkuat mereka.

Pada saat ini, turnamen Olimpiade untuk pria merupakan turnamen U-23 yang boleh ditamnbahi 3 pemain di atas umur. Akibatnya, turnamen ini tidak mempunyai kepentingan internasional dan prestise yang sama dengan Piala Dunia, atau bahkan dengan Euro, Copa America atau Piala Afrika. Sebaliknya, turnamen Olimpiade untuk wanita membawa prestise yang hampir sama seperti Piala Dunia Wanita FIFA; turnamen tersebut dimainkan oleh tim-tim internasional yang lengkap tanpa batasan umur.

10. SEPAK BOLA DI INDONESIA
Permainan sepak bola di Indonesia juga berkembang pesat. Ini ditandai dengan berdirinya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada tahun 1930 di Yogyakarta yang diketuai oleh Soeratin Sosrosoegondo. Untuk menghargai jasanya, mulai tahun 1966 diadakan kejuaraan sepak bola Piala Soeratin (Soeratin Cup) yakni kejuaraan sepak bola tingkat taruna remaja. Pada saat ini permainan sepak bola digemari oleh hampir seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.

11. ORGANISASI Sepak Bola
– Fédération Internationale de Football Association (FIFA) (dunia)
– UEFA (eropa)
– CONMEBOL (amerika latin)
– CONCACAF (amerika)
– AFC (asia)
– CAF (afrika)
– OFC (oseania)

SEPAK BOLA

Penghargaan Ballon d'Or yang berarti bola emas dicetuskan oleh Pemimpin Redaksi Majalah France Football Gabriel Hanot pada tahun 1956. Saat itu Hanot meminta rekan-rekannya untuk memilih Pemain Sepak bola Terbaik di Eropa.

Pada awalnya para jurnalis hanya dapat memilih pemain asal Eropa yang bermain di Eropa saja. Tapi aturan itu berubah pada 1995. Perubahan tersebut menjadi pemain yang berasal dari benua lain juga dapat memenangkan penghargaan tersebut sejauh mereka bermain untuk klub Eropa. Jumlah jurnalis yang memilih juga bertambah menjadi 96 dari seluruh dunia. Sementara itu pelatih dan kapten dari seluruh dunia juga ikut memilih pemain terbaik tersebut.

Pada 2010, penghargaan Ballon d'Or dan Pemain Terbaik FIFA disatukan dimana Pemain Terbaik Dunia mendapatkan trofi FIFA Ballon d'Or.

Berikut pemenang Ballon d'Or dari tahun ke tahun:

1956
1. Stanley Matthews (Inggris, Blackpool)
2. Alfredo Di Stefano (Argentina, Real Madrid)
3. Raymond Kopa (Prancis, Real Madrid)

1957
1. Alfredo Di Stefano (Argentina, Real Madrid)
2. Billy Wright (Inggris, Wolverhampton Wanderers)
3.= Duncan Edwards (Inggris, Manchester United)
3.= Raymond Kopa (Prancis, Real Madrid)

1958
1. Raymond Kopa (Prancis, Real Madrid)
2. Helmut Rahn (Jerman, Rot-Weiss Essen)
3. Just Fontaine (Prancis, Stade Reims)

1959
1. Alfredo Di Stefano (Argentina, Real Madrid)
2. Raymond Kopa (Prancis, Real Madrid)
3. John Charles (Wales, Juventus)

1960
1. Luis Suarez (Spanyol, Barcelona)
2. Ferenc Puskas (Hungaria, Real Madrid)
3. Uwe Seeler (Jerman, Hamburg)

1961
1. Omar Sivori (Argentina, Juventus)
2. Luis Suarez (Spanyol, Inter Milan)
3. Johnny Haynes (Inggris, Fulham)

1962
1. Josef Masopust (Rep Ceska, Dukla Prague)
2. Eusebio (Portugal, Benfica)
3. Karl-Heinz Schnellinger (Jerman, Koln)

1963
1. Lev Yashin (Uni Soviet, Dynamo Moscow)
2. Gianni Rivera (Italia, AC Milan)
3. Jimmy Greaves (Inggris, Tottenham Hotspur)

1964
1. Denis Law (Scottish, Manchester United)
2. Luis Suarez (Spanyol, Inter Milan)
3. Amancio (Spanyol, Real Madrid)

1965
1. Eusebio (Portugal, Benfica)
2. Giacinto Facchetti (Italia, Inter Milan)
3. Luis Suarez (Spanyol, Real Madrid)

1966
1. Bobby Charlton (Inggris, Manchester United)
2. Eusebio (Portugal, Benfica)
3. Franz Beckenbauer (Jerman, Bayern Munich)

1967
1. Florian Albert (Hungaria, Ferencváros)
2. Bobby Charlton (Inggris, Manchester United)
3. Jimmy Johnstone (Skotlandia, Celtic)

1968
1. George Best (Irlandia, Manchester United)
2. Bobby Charlton (Inggris, Manchester United)
3. Dragan Džaji (Yugoslavian, Red Star Belgrade)

1969
1. Gianni Rivera (Italia, AC Milan)
2. Luigi Riva (Italia, Cagliari)
3. Gerd Muller (Jerman, Bayern Munich)

1970
1. Gerd Muller (Jerman, Bayern Munich)
2. Bobby Moore (Inggris, West Ham United)
3. Luigi Riva (Italia, Cagliari)

1971
1. Johan Cruyff (Belanda, Ajax)
2. Sandro Mazzola (Italia, Inter Milan)
3. George Best (Irlandia, Manchester United)

1972
1. Franz Beckenbauer (Jerman, Bayern Munich)
2. Gerd Muller (Jerman, Bayern Munich)
3. Gunter Netzer (Jerman, Borussia Monchengladbach)

1973
1. Johan Cruyff (Belanda, Barcelona)
2. Dino Zoff (Italia, Juventus)
3. Gerd Muller (Jerman, Bayern Munic)

1974
1. Johan Cruyff (Belanda, Barcelona)
2. Franz Beckenbauer (Jerman, Bayern Munich)
3. Kazimierz Deyna (Polandia, Legia Warsaw)

1975
1. Oleg Blokhin (Uni Soviet, Dynamo Kiev)
2. Franz Beckenbauer (Jerman, Bayern Munich)
3. Johan Cruyff (Belanda, Barcelona)

1976
1. Franz Beckenbauer (Jerman, Bayern Munich)
2. Rob Rensenbrink (Belanda, Anderlecht)
3. Ivo Viktor (Rep Ceska, Dukla Prague)

1977
1. Allan Simonsen (Denmark, Borussia Monchengladbach)
2. Kevin Keegan (Inggris, Hamburg)
3. Michel Platini (Prancis, Nancy)

1978
1. Kevin Keegan (Inggris, Hamburg)
2. Hans Krankl (Austria, Barcelona)
3. Rob Rensenbrink (Belanda, Anderlecht)

1979
1. Kevin Keegan (Inggris, Hamburg)
2. Karl-Heinz Rummenigge (Jerman, Bayern Munich)
3. Ruud Krol (Belanda, Ajax)

1980
1. Karl-Heinz Rummenigge (Jerman, Bayern Munich)
2. Bernd Schuster (Jerman, Real Madrid)
3. Michel Platini (Prancis, Saint-Etienne)

1981
1. Karl-Heinz Rummenigge (Jerman, Bayern Munich)
2. Paul Breitner (Jerman, Bayern Munich)
3. Bernd Schuster (Jerman, Barcelona)

1982
1. Paolo Rossi (Italia, Juventus)
2. Alain Giresse (Prancis, Bordeaux)
3. Zbigniew Boniek (Polandia, Juventus)

1983
1. Michel Platini (Prancis, Juventus)
2. Kenny Dalglish (Skotlandia, Liverpool)
3. Allan Simonsen (Denmark, Vejle)

1984
1. Michel Platini (Prancis, Juventus)
2. Jean Tigana (Prancis, Bordeaux)
3. Preben Elkjær (Denmark, Verona)

1985
1. Michel Platini (Prancis, Juventus)
2. Preben Elkjær (Denmark, Verona)
3. Bernd Schuster (Jerman, Barcelona)

1986
1. Igor Belanov (Uni Soviet, Dynamo Kyiv)
2. Gary Lineker (Inggris, Barcelona)
3. Emilio Butragueño (Spanyol, Real Madrid)

1987
1. Ruud Gullit (Belanda, AC Milan)
2. Paulo Futre (Portugal, Atletico Madrid)
3. Emilio Butragueño (Spanyol, Real Madrid)

1988
1. Marco van Basten (Belanda, AC Milan)
2. Ruud Gullit (Belanda, AC Milan)
3. Frank Rijkaard (Belanda, AC Milan)

1989
1. Marco van Basten (Belanda, AC Milan)
2. Franco Baresi (Italia, Milan)
3. Frank Rijkaard (Belanda, Milan)

1990
1. Lothar Matthaus (Jerman, Inter Milan)
2. Salvatore Schillaci (Italia, Juventus)
3. Andreas Brehme (Jerman, Inter Milan)

1991
1. Jean-Pierre Papin (Prancis, Marseille)
2. Dejan Savicevic (Yugoslavia, Red Star Belgrade)
2. Darko Pancev (Yugoslavia, Red Star Belgrade)
2. Lothar Matthaus (Jerman, Bayern Munich)

1992
1. Marco van Basten (Belanda, AC Milan)
2. Hristo Stoichkov (Bulgaria, Barcelona)
3. Dennis Bergkamp (Belanda, Ajax)

1993
1. Roberto Baggio (Italia, Juventus)
2. Dennis Bergkamp (Belanda, Inter Milan)
3. Eric Cantona (Prancis, Manchester United)

1994
1. Hristo Stoichkov (Bulgaria, Barcelona)
2. Roberto Baggio (Italia, Juventus)
3. Paolo Maldini (Italia, AC Milan)

1995
1. George Weah (Liberia, AC Milan)
2. Jurgen Klinsmann (Jerman, Bayern Munich)
3. Jari Litmanen (Finlandia, Ajax)

1996
1. Matthias Sammer (Jerman, Borussia Dortmund)
2. Ronaldo (Brasil, Barcelona)
3. Alan Shearer (Inggris, Newcastle United)

1997
1. Ronaldo (Brasil, Inter Milan)
2. Predrag Mijatovic (Yugoslavia, Real Madrid)
3. Zinedine Zidane (Prancis, Juventus)

1998
1. Zinedine Zidane (Prancis, Juventus)
2. Davor Suker (Kroasia, Real Madrid)
3. Ronaldo (Brasil, Inter Milan)

1999
1. Rivaldo (Brasil, Barcelona)
2. David Beckham (Inggris, Manchester United)
3. Andriy Shevchenko (Ukraina, AC Milan)

2000
1. Luis Figo (Portugal, Real Madrid)
2. Zinedine Zidane (Prancis, Real Madrid)
3. Andriy Shevchenko (Ukraina, AC Milan)

2001
1. Michael Owen (Inggris, Liverpool)
2. Raul (Spanyol, Real Madrid)
3. Oliver Kahn (Jerman, Bayern Munich)

2002
1. Ronaldo (Brasil, Real Madrid)
2. Roberto Carlos (Brasil, Real Madrid)
3. Oliver Kahn (Jerman, Bayern Munich)

2003
1. Pavel Nedved (Rep Ceska, Juventus)
2. Thierry Henry (Prancis, Arsenal)
3. Paolo Maldini (Italia, AC Milan)

2004
1. Andriy Shevchenko (Ukraina, AC Milan)
2. Deco (Portugal, Barcelona)
3. Ronaldinho (Brasil, Barcelona)

2005
1. Ronaldinho (Brasil, Barcelona)
2. Frank Lampard (Inggris, Chelsea)
3. Steven Gerrard (Inggris, Liverpool)

2006
1. Fabio Cannavaro (Italia, Real Madrid)
2. Gianluigi Buffon (Italia, Juventus)
3. Thierry Henry (Prancis, Arsenal)

2007
1. Kaka (Brasil, AC Milan)
2. Cristiano Ronaldo (Portugal, Manchester United)
3. Lionel Messi (Argentina, Barcelona)

2008
1. Cristiano Ronaldo (Portugal, Manchester United)
2. Lionel Messi (Argentina, Barcelona)
3. Fernando Torres (Spanyol, Liverpool)

2009
1. Lionel Messi (Argentinea, Barcelona)
2. Cristiano Ronaldo (Portugal, Real Madrid)
3. Xavi Hernandez (Spanyol, Barcelona)

FIFA Ballon d'Or

2010
1. Lionel Messi (Argentina, Barcelona)
2. Andres Iniesta (Spanyol, Barcelona)
3. Xavi Hernandez (Spanyol, Barcelona)

2011
1. Lionel Messi (Argentina, Barcelona)
2. Cristiano Ronaldo (Portugal, Real Madrid)
3. Xavi Hernandez (Spanyol, Barcelona)

2012
1. Lionel Messi (Argentina, Barcelona)
2. Cristiano Ronaldo (Portugal, Real Madrid)
3. Andres Iniesta (Spanyol, Barcelona)

2013
1. Cristiano Ronaldo (Portugal, Real Madrid)
2. Lionel Messi (Argentina, Barcelona)
3. Franck Ribery (Prancis, Bayern Munich)

2014
1. Cristiano Ronaldo (Portugal, Real Madrid)
2. Lionel Messi (Argentina, Barcelona)
3. Manuel Neuer (Jerman, Bayern Munich)

SEPAK BOLA

DAFTAR JUARA PIALA DUNIA 



Pergelaran Piala Dunia FIFA adalah kompetisi atau turnamen sepakbola antar negara terbesar dan paling bergengsi di dunia. Ajang ini hanya diselenggarakan 4 tahun sekali. Turnamen ini mempertemukan tim nasional negara-negara dari 6 benua yang disaring melalui kualifikasi di tiap-tiap konfederasinya. World Cup juga memperebutkan piala Jules Rimet. Saking besar dan bergengsinya turnamen ini, bahkan banyak pihak yang menganggap jika ajang ini adalah ajang olahraga terbesar dan paling dinantikan oleh warga dunia melebihi Olimpiade sekalipun.

Sepanjang pergelarannya, Brasil menjadi negara dengan koleksi gelar juara terbanyak yaitu sebanyak 5 kali, diikuti oleh Italia dan Jerman dengan 4 kali juara. Jerman juga menjadi juara edisi terakhir di tahun 2014 saat mengalahkan Argentina 1-0 di final di negara Brazil. Sedangkan negara-negara lain seperti Uruguay, Argentina, Prancis, Inggris dan Spanyol juga sempat meraih trofi World Cup.


Daftar Juara Piala Dunia dari Tahun ke Tahun

Daftar Juara Piala Dunia

1930
Juara : Uruguay


Runner up : Argentina
Tuan rumah : Argentina

1934 Juara : Italia
Runner up : Cekoslovakia
Tuan rumah : Italia

1938
Juara : Italia
Runner up : Hungaria
Tuan rumah : Prancis

1942
ditiadakan karena perang dunia II

1946
ditiadakan karena perang dunia II

1950
Juara : Uruguay
Runner up : Brasil
Tuan rumah : Brasil

1954
Juara :Jerman Barat
Runner up : Hungaria
Tuan rumah : Swiss

1958
Juara : Brasil
Runner up : Swedia
Tuan rumah : Swedia

1962
Juara : Brasil
Runner up : Cekoslovakia
Tuan rumah : Cili

1966
Juara : Inggris
Runner up : Jerman Barat
Tuan rumah : Inggris

1970
Juara : Brasil
Runner up : Italia
Tuan rumah : Meksiko

1974
Juara : Jerman Barat
Runner up : Belanda
Tuan rumah : Jerman Barat

1978
Juara : Argentina
Runner up : Belanda
Tuan rumah : Argentina

1982
Juara : Italia
Runner up : Jerman Barat
Tuan rumah : Spanyol

1986
Juara : Argentina
Runner up : Jerman Barat
Tuan rumah : Meksiko

1990
Juara : Jerman Barat
Runner up : Argentina
Tuan rumah : Italia

1994
Juara : Brasil
Runner up : Italia
Tuan rumah : Amerika Serikat

1998
Juara : Prancis
Runner up : Brasil
Tuan rumah : Prancis

2002
Juara : Brasil
Runner up : Jerman
Tuan rumah : Korea Selatan & Jepang

2006
Juara : Italia
Runner up : Prancis
Tuan rumah : Jerman

2010
Juara : Spanyol
Runner up : Belanda
Tuan rumah : Afrika Selatan

2014
Juara : Jerman
Runner up : Argentina
Tuan rumah : Brasil

2018
Juara : ?
Runner up : ?
Tuan rumah : Rusia

2022
Juara : ?
Runner up : ?
Tuan rumah : Qatar




Itulah informasi update tentang list daftar juara Piala Dunia dari tahun ke tahun sepanjang masa. Negara Brasil memang masih menjadi negara tersukses dengan lima gelar juara. Namun Italia dan Jerman juga tidak mau kalah dan telah mengoleksi 4 gelar sehingga layak disebut salah satu negara terbaik dalam dunia sepakbola. Patut ditunggu negara manakah yang akan keluar sebagai juara pada pergelaran Piala Dunia 2018 berikutnya yang akan diselenggarakan di Rusia nanti.

SEPAK BOLA

Juara Piala AFF Suzuki Cup Hingga 2016 Dan Top Skor

 

Piala AFF Suzuki Cup awalnya bernama Piala Tiger, dimulai sejak tahun 1996 hingga sampai saat ini, dalam perjalanannya turnamen dua tahunan paling bergengsi se Asia Tenggara telah mengalami beberapa kali perubahan nama, tahun 1996 hingga 2004 bernama Piala Tiger, Tahun 2007 bernama AFF Championship dan tahun 2008 hingga sekarang bernama AFF Suzuki Cup. Lalu negara mana saja yang berhasil mejadi juara Piala AFF Suzuki Cup? Dan siapa top skor sepanjang masanya? Berikut informasinya.

Negara Thailand adalah negara yang pertama kalinya menjadi juara Piala AFF yaitu pada tahun 1996, kala itu Thailand berhasil mengalahkan Malaysia di babak final dengan skor tipis 1-0, hingga tahun 2016, Thailand dan Singapura tercatat dalam daftar juara Piala AFF Suzuki Cup terbanyak, kedua negara tersebut telah meraih 4 kali juara, sementara Malaysia dan Vietnam meraih 1 kali juara, bagaimana dengan Indonesia?

juara piala aff suzuki cup
Timnas Indonesia sebenarnya memiliki prestasi cukup baik di ajang turnamen AFF Cup, hingga tahun 2014 timnas senior Indonesia telah berhasil menembus babak final sebanyak 4 kali, namun hanya saja belum mampu menjadi juara, sedangkan juara tahun lalu yakni Piala AFF Suzuki Cup 2014 berhasil diraih oleh Thailand, Dan pada tahun 2016 thailand kembali menjadi juara




Daftar Juara Piala AFF Suzuki Cup Dari Tahun Ke Tahun
2016 - Thailand
2014 - Thailand
2012 - Singapura
2010 - Malaysia
2008 - Vietnam
2007 - Singapura
2004 - Singapura
2002 - Thailand
2000 - Thailand
1998 - Singapura
1996 – Thailand

Dari Daftar diatas dapat dilihat bahwa baru ada 4 Negara yang berhasil menjadi juara sejak Piala AFF bergulir pada tahun 1996 silam, hal ini membuktikan bahwa ke empat Negara tersebut merupakan Negara yang memiliki timnas sepak bola terbaik se Asia Tenggara, memang sangat disayangkan, Indonesia selaku Negara besar, belum mampu mencatatkan namanya di dalam daftar juara Piala AFF Suzuki Cup, semoga tahun 2016 menjadi kemenangan pertama untuk timnas senior Indonesia di ajang Piala AFF.



Top Skor Piala AFF Suzuki Cup Atau Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Masa
Pencetak gol terbanyak atau top skor Piala AFF Suzuki Cup sepanjang masa masih di pegang oleh pemain asal Singapura yaitu Noh Alam Shah sebanyak 17 gol, hingga tahun 2016 belum ada pemain yang berhasil menyamai atau melampaui prestasinya tersebut, satu-satunya pemain yang mendekati pencapaian gol Noh Alam Shah adalah pemain asal Thailand yaitu Worrawoot Srimaka dengan 15 Gol, tapi sayang Srimaka sudah pensiun dari timnas Thailand sehingga sudah tidak mungkin menyamai prestasi Noh Alam Shah, berikut daftar top skor Piala AFF Suzuki Cup.

Noh Alam Shah (Singapore) - 17 Gol (2002, 1 Gol) (2004, 4 Gol) (2007, 10 Gol) (2008, 2 Gol)
Worrawoot Srimaka (Thailand) - 15 Gol (1996, 3 Gol) (1998, 3 Gol) (2000, 5 Gol) (2002, 4 Gol)
Le Huynh Duc (Vietnam) - 14 Gol (1996, 3 Gol) (1998, 2 Gol) (2000, 3 Gol) (2002, 6 Gol)
Kurniawan Dwi Yulianto (Indonesia) - 13 Gol (1996, 4 Gol) (1998, 1 Gol) (2000, 3 Gol) (2004, 5 Gol)
Le Cong Vinh (Vietnam) - 13 Gol (2004, 4 Gol) (2007, 3 Gol) (2008, 2 Gol) (2014, 4 Gol)
Bambang Pamungkas (Indonesia) - 12 Gol (2002, 8 Gol) (2008, 2 Gol) (2010, 2 Gol)
Kiatisuk Senamuang (Thailand) - 12 Gol (1996, 5 Gol) (2000, 4 Gol) (2002, 3 Gol)
Agu Casmir (Singapore) - 11 Gol (2004, 6 Gol) (2008, 4 Gol) ( 2010, 1 Gol)
Khairul Amri (Singapore) - 9 Gol (2004, 2 Gol) (2007, 2 Gol) (2012, 3 Gol) (2014, 2 Gol)
Teerasil Dangda (Thailand) - 9 Gol (2008, 4 Gol) (2012, 5 Gol)
Safee Sali (Malaysia) - 9 Gol (2008, 2 Gol) (2010, 5 Gol) (2012 , 1 Gol) (2014, 1 Gol)
Indra Putra Mahayuddin (Malaysia) - 9 Gol (2002, 4 Gol) (2008, 3 Gol) (2014, 2 Gol)
Pencetak gol terbanyak di atas di hitung hingga Piala AFF 2014
Thailand dan Singapura telah menjelma sebagai timnas sepak bola terbaik se Asia Tenggara dengan raihan 4 kali juara Piala AFF Suzuki Cup, tak hanya itu, pemain asal Thailand dan Singapura juga berhasil mencatatkan namanya dalam top skor Piala AFF sepanjang masa, sementara top skor pemain asal Indonesia di pegang oleh Kurniawan Dwi Yulianto yang berhasil mencetak 13 gol disepanjang karirnya di Piala AFF.

INDONESIA

asal usul nama indonesia


Pada tahun 1850 istilah Indonesia ditemukan dalam ilmu bumi oleh seorang ahli etnologi Inggris bernama James Richardson Logan. Dalam bidang etnologi istilah Indonesia juga digunakan oleh G.W. Earl. Ia menyebut penduduk dari kepulauan melayu dengan sebutan Indonesians Melayunesians.

Maxwell (1862) menggunakan istilah Indonesia yang digunakan dalam karangannya yang berjudul “The Island of Indonesia” atau kepulauan Indonesia yang berhubungan dengan ilmu bumi. Kepopuleran Istilah Indonesia semakin gencar setelah istilah ini digunakan dalam etnologi pada tahun 1884 oleh seorang ahli etnologi asal Jerman bernama Adolf Bastian.

Istilah Indonesia berasal dari kata “indus” yang berarti Hindia dan kata

Yunani “nesos” yang
berarti pulau dan “nesioi” yang berarti pulau-pulau. Dengan demikian, Indonesia berarti “pulau-pulau Hindia”.

Indonesia dikenal Nusantara. Kata Nusantara berasal dari istilah Jawa Kuno, yaitu nusa (pulau) dan antara (hubungan). Dengan demikian, Nusantara dapat diartikan sebagai “rangkaian pulau-pulau”.

Nama Indonesia untuk pertama kalinya digunakan bangsa Indonesia secara politik oleh Perhimpunan Indonesia yang merupakan suatu organisasi yang didirikan pada tahun 1908 oleh para pelajar Indonesia yang belajar dinegeri belanda . organisasi tersebut diberi nama Indische Vereeniging yang kemudian pada tahun 1922 diganti menjadi Indonesische Vereeniging. Pada tahun yang sama, yaitu 1922 nama organisasi ini kembali dirubah menjadi Perhimpunan Indonesia.

Istilah Indonesia kembali digunakan pada tahun 1928 oleh Kongres Pemuda II di Jakarta. Istilah ini digunakan atas dasar persatuan bangsa. Kongres Pemuda yang berlangsung pada 28 Oktober 1928 menghasilkan sumpah pemuda yang didalamnya mencantumkan istilah Indonesia. Pada tanggal 17 Agustus 1945 dengan ditandai dengan proklamasi kemerdekaan Indonesia, nama Indonesia secara resmi digunakan sebagai nama Negara kita

INDONESIA

BERIKUT ADALAH KOTA-KOTA INDAH YANG ADA DI INDONESIA


Indonesia merupakan salah satu negara yang menjadi tujuan wisata mancanegara, Di Indonesia banyak sekali kota-kota yang sangat indah dengan keindahan alamnya dan tentunya dengan keberagaman budaya yang ada di Indonesia, nah berikut ini merupakan beberapa kota indah yang ada di Indonesia :



1. Jogja atau Yogyakarta 





Banyak alasan kenapa Jogja selalu menjadi pilihan untuk berlibur bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. di jogja ini banyak sekali tempat wisata yang dapat anda kunjungi, dan Tebukti adanya julukan kampung turis di daerah Bantul sana. Yang menjadi daya tarik Kota Gudeg ini begitu banyak, selain berbagai macam tempat wisata, budaya juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Bahkan ada yang bilang, jika ingin belajar budaya, datanglah ke Jogja. Ingin belajar batik, datanglah ke Jogja. Belum lagi orang-orang Jogja yang ramah hingga Jogja disebut City Of Tolerant. Kota ini memang istimewa dan spesial bagi setiap orang.


2. Mataram




Kota yang terletak di Pulau Lombok tersebut merupakan salah satu kota yang dapat dikategorikan indah. Kota Mataram terkenal akan pemandangan alam dan lautnya yang mana menempatkanya sebagai salah satu kota dengan pemandangan laut terindah ke 7 di Indonesia. Bahkan saat ini kota mataram sudah mulau menyaingi bali dalam hal kunjungan wisata asing. Pantai yang menjadi Icon mataram adalah pantai Senggigi Beach.

3. Bandung



Kota dengan jumlah penduduk terbanyak ketiga se-Indonesia ini berhawa sejuk, lebih sejuk dari Jakarta atau kota-kota besar lain di Jawa. Letaknya yang berada di tengah-tengah pegunungan merupakan salah satu peninggalan era kolonial Belanda di bidang tata kota, sekaligus menjadikan Bandung sebagai kota yang nyaman untuk ditinggali. Beberapa tempat wisata populer seperti Kawah Putih, Tangkuban Perahu dan Kebun Strawberry pasti membuatmu terkesan dan ingin mendatanginya lagi.

Tapi bukan itu aja yang membuat Bandung jadi kota terindah, travelers. Sebanyak 370 traveler mengatakan Bandung indah karena wisata belanjanya yang juga ‘indah’. Mereka yang berasal dari negara-negara tetangga seperti Singapura dan Filipina merasa takjub karena bisa beli aneka produk fashion bermerek dengan harga super murah. Mereka juga mengakui bisa menghabiskan waktu seharian untuk beli aneka baju, celana atau sepatu di sekitar Dago, Jalan Riau dan Setiabudi, dan enggak khawatir bakal kehabisan uang.


4. Denpasar

Kamu pasti sudah tidak asing dengan kota yang satu ini. Pasalnya, pemilik kota adalah Pulau Bali. Kota tersebut tidak lain adalah Denpasar.
Kota Denpasar dikenal sebagai kota yang jatuh dari surga karena saking indahnya. Keunikan budaya dan adat istiadatnya membuat Kota Denpasar memikat hati banyak wisatawan dari berbagai negara.

Kamu tidak akan melihat sampah berserakan dan pemukiman kumuh di kota ini. Semuanya indah, hijau dan tertata rapi.


5. Bukit Tinggi

Kota terindah berikutnya diraih oleh Kota Bukit Tinggi. Meskipun terbilang kecil dan padat penduduk, namun tata kotanya sangat rapid an apik.
Kompleksitas keindahan tata kota di Bukit Tinggi tidak dimiliki oleh kota manapun di Indonesia. Ditambah lagi dengan pemandangan alam yang sangat memesona.

Di Kota Bukit Tinggi terdapat jurang terindah ke-2 di dunia yang bernama Ngarai Sianok. Selain itu, budaya dan adat di sini masih terjaga kelestariannya.
Kota terindah berikutnya diraih oleh Kota Bukit Tinggi. Meskipun terbilang kecil dan padat penduduk, namun tata kotanya sangat rapid an apik.

Kompleksitas keindahan tata kota di Bukit Tinggi tidak dimiliki oleh kota manapun di Indonesia. Ditambah lagi dengan pemandangan alam yang sangat memesona.

Di Kota Bukit Tinggi terdapat jurang terindah ke-2 di dunia yang bernama Ngarai Sianok. Selain itu, budaya dan adat di sini masih terjaga kelestariannya.


yapssss itulah beberapa kota indah yang berada di Indonesia,
TERIMA KASIH

INDONESIA

DAFTAR NAMA YANG PERNAH MENJADI PRESIDEN INDONESIA  


Pergantian presiden di Indonesia sampaai saat ini sudah enam kali terjadi mulai dari Presiden pertama Soekarno sampai yang ketujuh saat ini Joko Widodo. Berikut Nama-Nama Presiden Indonesia Pertama hingga sekarang.

1. Tahun 1945 - 1967
Presiden:  Ir. Soekarno
PRESIDEN-SOEKARNO
Presiden Soekarno

Presiden Pertama RI adalah Proklamator kemerdekaan RI, Ir soekarno atau yang lebih akrab dipanggi Bung Karno. Presiden Indonesiia pertama ini lahir di Blitar, Jawa Timur pada 6 Juni 1901. Bung Karno lulus sebagai Insinyur di ITB Bandung. Semenjak masih kuliah sudah aktif berjuang melawan penjajah, untuk kemerdekaan bangsanya. dan pada tanggal 18 Agustus diangkat menjadi Presiden Republik Indonesia.
Wakil Presiden :  Drs.Mohammad-Hatta

Mohammad-Hatta
Mohammad Hatta
Drs. Mohammad Hatta lahir pada 12 Agustus 1902 di Bukir Tinggi, Sumatera Barat. Pernah belajar disekolah tinggi ekonomi di negeri Belanda. Bung Hatta pernah menjadi Ketua PNI Baru di Bandung. Pada 18 Agustus 1945 Bung Hatta diangkat menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia.

2. Tahun 1967 - 1973
Presiden:  Jenderal (Purn) TNI. H. M. Soeharto
Soeharto
Presiden Soeharto

Jenderal (Purn) TNI. H. M. Soeharto lahir di Kesumuk, Argomulyo,Yogyakarta pada 8 Juni 1921, menyelesaikan Skolah Bintara di Gombong, Jawa Tengah 1941. Karier militer Soeharto mononjol mulai dengan peranannya menghadapi Agresi Belanda dengan serangan umum Yogyakarta dan pembebasan Irian Barat(1962-1963). Pada sidang MPRS Tahun 1967, Soeharto diberikan mandat sebagai Presiden Republik Indonesia.

Wakil Presiden :  -

3. Tahun 1973 - 1978
Presiden:  Jenderal (Purn) TNI. H. M. Soeharto

Wakil Presiden:  Sri Sultan Hamengkubuwono IX
Sri Sultan Hamengkubuwono IX
Sri Sultan Hamengkubuwono IX




 Sri Sultan Hamengkubuwono IX lahir di Yogyakarta, 12 April 1912. Sri Sultan Hamengkubuwono IX merupakan salah satu Raja Jawa yang menetang panjajahan Belanda secara terang-terangan, dan mendukung kemerdekaan Indonesia. Pada tahun 1966 menjadi Menteri Utama di bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri.pada Tahun 1973 diangkat sebagai Wakil Presiden RI.


4. Tahun 1978 - 1983
Presiden:  Jenderal (Purn) TNI. H. M. Soeharto

Wakil Presiden  :  H. Adam Malik
Adam-Malik
Adam Malik

Adam Malik lahir di Pematang Siantar, Sumatera Utara tanggal 22 Juli 1917. Pada tahun 1971 Adam Malik mendirikan kantor berita Antara di Jakarta. Adam Malik aktif di dunia politik, mendirikan Partai Rakyat dan Partai Murba(1946 - 1958). Adam Malik dilantik Menjadi Wakil Presiden RI pada 23 Maret 1978.

5. Tahun 1983 - 1988
Presiden  :  Jenderal (Purn) TNI. H. M. Soeharto

Wakil Presiden  :  Jenderal (Purn) Umar Wirahadikusumah
Umar-Wirahadikusumah
Umar Wirahadikusumah

Jenderal (Purn) Umar Wirahadikusumah lahir pada tanggal 1 Oktober 1924 di Situraja, Sumedang, Jawa Barat. Membentuk Tentara Keamanan Rakyat (TKR) di Cicalengka. Beliau diangkat menjadi Wakil Presiden RI pada tahun 1983.

6. Tahun 1988 - 1993
Presiden            :  Jenderal (Purn) TNI. H. M. Soeharto

Wakil Presiden  :  Letjend (Purn) Sudharmono, S.H.

Sudharmono
Sudharmono, S.H.
Letjen (Purn) Sudharmono, S.H. lahir di Cerme, Gresik, Jawa Timur pada tanggal 12 Maret 1927. menyelesaikan pendidikan di Fakultas Hukum UI (1926). Pernah menjadi Jaksa Tentara tertinggi di Medan, Jaksa Tentara merangkap perwira staf Penguasa Perang Tertinggi. Letjen (Purn) Sudharmono, S.H. menjadi Wakil Presiden RI Periode 1988-1993.

7. Tahun 1993 - 1998
Presiden:  Jenderal (Purn) TNI. H. M. Soeharto

Wakil Presiden:  Jenderal (Purn) Try Sutrisno
Try-Sutrisno
Try Sutrisno

Jenderal (Purn) Try Sutrisno lahir pada tanggal 15 November 1935 di Surabaya, Jawa Timur. Jenderal (Purn) TrySutrisno berperan dalam Operasi Pemberantasan DI/ TII di Aceh tahun 1957, pembebasan Irian Barat 1962, Penumpasan G 30 S/PKI. Jenderal (Purn) Try Sutrisno pada tahun 1993 terpilih menjadi Wakil Presiden RI Periode 1993-1998.

 8. Tahun 1998
Presiden:  Jenderal (Purn) TNI. H. M. Soeharto




 Wakil Presiden :  Prof. Dr. Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie

9. Tahun 1998 - 1999
Presiden:  Prof. Dr. Ing. B. J. Habibie
B.J.-Habibie
B.J Habibie

Prof. Dr. Ing. Bacharuddin Jusuf  Habibie lahir pada tanggal 25 Juni 1936 di Pare-Pare, Sulawesi Selatan. B.J. Habibie menyelesaikan kuliah di Bandung, dilanjutkan ke Jerman di Technische Hochehule, Achen Jerman, dan lulus cumlaude untuk jurusan konstruksi pesawat terbang. Diploma Ing. diperoleh tahun 1960, gelar Dr. Ing. dengan predikat summa sumlaude di tahun 1965. B.J. Habibie pada 21 Mei 1998 menjadi Presiden RI setelah Soeharto meletakkan jabatannya sebagai Presiden RI serta menjadi akhir dari tirani Orde Baru.

Wakil Presiden  :  -

10. Tahun 1999 – 2001
Presiden   :  KH. Abdurrahman Wahid
Abdurrahman-Wahid
Abdurrahman Wahid

KH. Abdurrahman Wahid lahir pada tanggal 14 Agustus 1940 di Jombang, Jawa Timur. KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur merupakan tokoh NU dan Budayawan. Gus Dur  dilantik oleh MPR menjadi Presiden RI pada tanggal 20 Oktober 1999 besama wakilnya Megawati SoekarnoPutri.

Wakil Presiden  : Megawati Soekarnoputri

11. Tahun 2001 - 2004
Presiden:  Megawati Soekarnoputri
Megawati-Sukarnoputri
Megawati Soekarnoputri

Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri lahir pada tanggal 23 Januari 1946 di Yogyakarta. Megawati Soekarno Putri terpilih sebagai Wakil Presiden RI Periode 1999-2004. setelah itu dilantik menjadi Presiden RI pada tanggal 23 Juli 2001 menggantikan KH. Abdurraman Wahid yang ditarik mandatnya oleh MPR pada Sidang Istimewa MPR 2001.

Wakil Presiden  :  Prof. Dr. H. Hamzah Haz
Hamzah-haz
Hamzah Haz

Prof. Dr. H. Hamzah Haz lahir pada tanggal 15 Februari 1940 di ketapang, Pontianak, Kalimantan Barat. Hamzah Haz pernah menjadi wartawan di Pontianak. Kuliah di Akademi Koperasi Negar Yogyakarta. Hamzah Haz terpilih menjadi Wakil Presiden RI menggantikan Megawati yang naik menjadi Presiden.
12. Tahun 2004 - 2009
Presiden:  Jenderal (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono
Susilo-Bambang-Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono

Jenderal (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY lahir pada tanggal 9 September 1949 di Pacitan, Jawa Timur. SBY menyelesaikan AKABRI pada tahun 1973 dengan pangkat letnan dua. Karier politik SBY di mulai dengan menjadi Anggota DPR Fraksi Utusan Golongan (1999- 2004), Menteri Koordinator Bidang Politik, Sosial dan Keamanan (Menko Polsoskam) tahun 2000-2004. Susilo Bambang Yudhoyono terpilih menjadi Presiden RI periode 2004-2009 yang dipilih langsung oleh rakyat.

Wakil Presiden:  M. Jusuf Kalla
Jusuf -Kalla
Jusuf Kalla

M. Jusuf Kalla lahir pada tanggal 15 Mei 1942 di Watampone, Sulawesi Tengah. Karier politik Jusuf Kalla dimulai sejak menjadi anggota MPR utusan Golkar maupun daerah mulai tahun 1982, setelah itu menjadi Menteri Perindustrian dan Perdagangan (1999-2000) merangkap sebagai Kabulog. Jusuf Kalla menjadi Menteri Koordinator Bidang Kesra pada (2001- 2004) dan pada tahun 2004 terpilih sebagai Wakil Presiden RI periode 2004-2009 bersama dengan Susilo Bambang Yudhoyono.

13. Tahun 2009 - 2014
Presiden:  Jenderal (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono

Wakil Presiden:  Prof. Dr. H. Boediono, M.Ec
Boediono
Boediono

Prof. Dr. H. Boediono, M.Ec lahir pada tanggal 25 Februari 1943  di Blitar, Jawa Timur. Boediono pernah menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Keuangan, Menteri Negara Perencanaan dan Pembangunan Nasional/ Kepla Bappenas, Direktur Bank Indonesia, menjadi pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada sebagai guru besar, dan menjabat sebagai Wakil Presiden RI sejak 20 Oktober 2009 saat terpilih bersama Susilo Bambang Yudhoyono.


14. Tahun 2014 – 2019
Presiden:  Ir. H. Joko Widodo
Joko-Widodo
Joko Widodo
Ir. H. Joko Widodo atau lebih dikenal dengan Jokowi (lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 21 Juni 1961) adalah presiden terpilih Indonesia tahun 2014. Jabatan Jokowi sebelumnya adalah mantan Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota Surakarta (Solo) dari tahun 2005 sampai 2012. Dua tahun sementara menjalani periode keduanya di Solo, Jokowi memasuki pemilihan Gubernur DKI Jakarta bersama dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai wakil gubernur.

Wakil Presiden  :  M. Jusuf Kalla

Demikian penjelasan tentang nama-nama Presiden di Indonesia dari awal hingga saat  ini. Semoga bermanfaat.

INDONESIA

Sejarah Singkat Kemerdekaan Republik Indonesia


Republik Indonesia merdeka pada Jum'at tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia merdeka dengan dibacanya proklamasi oleh Ir. Soekarni dan Drs. Mohammad Hatta sebagai pendampingnya, yang bertempat di Jl. Pegangsaan Timur no. 56 di Jakarta Pusat.

Pada tanggal 06 Agustus 1945 sebuah bom atom meledak di kota Hirosima, Jepang yang pada saat itu sedang menjajah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan terbentuklah BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan kemerdekaan Indonesia) atau dalam bahasa jepang Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai  yang didirikan oleh pemerintah jepang pada tanggal 29 april 1945 yang beranggotakan 63 orang. kemudian berganti pada tanggal 07 Agustus 1945 menjadi PPKI (Panitian Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau dalam bahasa jepang disebut Dokuritsu Junbi inkai, dan pada tanggal 9 Agustus Bom atom kembali dijatuhkan di kota Nagasaki yang membuat Negara Jepang Menyerah Kepada Amerika Serikat.



Momen ini dimanfaatkan Indonesia Untuk memproklamasikan kemerdekaannya. pada tanggal 10 Agustus 1945, Sutan syahrir mendengar lewat radio bahwa jepang telah menyerah pada sekutu, yang membuat para pejuang Indonesia semakin mempersiapkan kemerdekaannya. saat kembalinya Soekarno dari Dalat, sutan syahrir mendesak kemerdekaan Indonesia. pada tanggal 15 agustus 1945 Jepang benar-benar menyerah pada Sekutu. pada dini hari 16 Agustus 1945 Para pemuda membawa Soekarno beserta Istri dan Anaknya dan Hatta dibawa ke rengasdengklok dengan tujuan agar Soekarno dan Hatta tidak terpengaruh oleh jepang. di Jakarta Wikana dan Mr. Ahmad Soebarjo menyetujui untuk memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia. maka diutuslah Yusuf Kunto menjemput Soekarno dan keluarga dan juga Hatta. Soekarno dan Hatta kembali ke jakarta ia dibawa ke rumah nishimura dan di bawa kembali ke rumah Laksamana Maeda. untuk membuat konsep kemerdekaan. teks porklamasi pun disusun pada dini hari yang diketik oleh sayuti melik. pagi harinya 17 Agustus 1945 di kediaman soekarno, Jl. Pegangsaan Timur No. 56. dan dibacalah teks Proklamasi Itu pada pukul 10:00 WIB dan dikibarnya Bendera Merah Putih yang dijahit oleh Istri Soekarno, Fatmawati. dan disambut gembira oleh seluruh rakyat Indonesia.

Pada tanggal 18 Agustus 1945, PPKI mengambil keputusan, mengesahkan UUD 1945, dan terbentuknya NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta terpilihnya Ir. Soekarno dan Moh. Hatta sebagai Presiden dan Wakil Presiden. berikut Video Proklamasi Indonesia

INDONESIA

Berikut adalah beberapa Pegunungan tertinggi di Indonesia, 





1. Pegunungan Jaya Wijaya (4.884m dpl)




Puncak gunung tertinggi di pulau ini adalah merupakan juga puncak tertinggi di Indonesia dan juga masuk kedalam salah satu Seven Summit di tujuh benua dunia, yaitu Cartenzs Pyramid dengan ketinggian 4.884 m dari permukaan laut,

puncak Carstenzs berada didalam kawasan pegunungan Jaya Wijaya pada posisi 04º03’48″LS 137º11’09″BT, yang merupakan gunung karang (limestone), dan terdapat hamparan salju abadi dibeberapa tempat di pegunungan ini. Gunung yang berada di provinsi Papua ini bisa diakses lewat rute normal dari
desa Ilaga.

puncak Cartensz Indonesia patut berbangga dengan keunikan dan kekayaan alam serta tradisi masayarakatnya. Kali ini, Carstenz Pyramid atau yang bisa disebut dengan puncak jaya, juga berada di Papua. Puncak Carstensz ini merupakan puncak tertinggi di Australia dan Oceania. Mengapa tidak di Asia? Karena puncak tertinggi di Asia sudah dipegang oleh Gunung Himalaya yang ada di perbatasan India dan Cina.

2. Gunung Kerinci (3.805 m dpl)


Gunung Kerinci (juga dieja “Kerintji”, dan dikenal sebagai Gunung Kerenci, Gadang, Berapi Kurinci, Korinci, atau Puncak Indrapura) adalah gunung tertinggi di Sumatra, dan puncak tertinggi di Indonesia di luar Papua. Gunung Kerinci terletak di Bukit Barisan, dekat pantai barat, dan terletak sekitar 130 km sebelah selatan Padang. Ia adalah fitur paling terkenal dari Taman Nasional Kerinci Seblat.

Gunung Kerinci merupakan gunung berapi tertinggi di Indonesia (3.805 m dpl). Gunung ini memiliki kawah berbentuk kerucut dengan dinding bagian atas berukuran 600 x 580 meter dan 120 x 100 meter untuk dinding bagian bawah. Kawah ini diisi oleh air dengan warna hijau kekuning-kuningan.

Pada ketinggian 3.805 m dpl menawarkan pemandangan ke empat penjuru mata angin yang sangat mengagumkan.
Kerinci masih aktif dan terakhir kali meletus pada tahun 1970.

3. Gunung Rinjani (3.726m dpl)


Gunung Rinjani terletak di Pulau Lombok bagian Utara dengan ketinggian 3,726 m dpl, merupakan gunung berapi tertinggi ke dua di Indonesia. Bagi masyarakat Hindu mereka percaya di puncaknya merupakan tempat suci, tempat tinggal para Dewa. Pendakian ke gunung Rinjani dapat menjadi pengalaman tak terlupakan.

Pada ketinggian 2000 m di atas permukaan laut terdapat kaldera yang membentuk danau Segara Anak. Di tengah-tengah terdapat gunung Barujari yang masih aktif, tempat ini juga merupakan sumber mata air panas yang dipergunakan untuk berobat, sedangkan danau Segara Anak dapat dipergunakan sebagai tempat memancing.

4. Gunung Semeru (3.676m dpl)

Gunung Semeru (3.676m dpl) merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa dan merupakan gunung berapi tertinggi ke-tiga di Indonesia. Gunung Semeru terletak di pegunungan Tengger dan bertetangga dengan Gunung Bromo.

Gunung ini menyuguhkan pemandangan yang sangat menarik bagi para pendaki, yaitu letusan vulkanis setiap 10 menit yang menyembur dari kawah Jonggring Saloko.

Selain itu dipertengahan jalur pendakian terdapat danau Ranu Kumbolo dengan luas sekitar 5 Ha menyiratkan kesan tersendiri bagi pendaki Semeru.

5. Gunung Latimojong (3.430m dpl)

Puncak gunung tertinggi di pulau ini dipegang oleh pegunungan Latimojong dengan puncak tertingginya bernama Rante Mario memiliki ketinggian 3.430 m dari permukaan laut.

Pegunungan Latimojong ini berada di kabupaten Enrekang propinsi Sulawesi Selatan, pada koordinat 120°01’30″ BT – 03°23’01″ LS serta bukan merupakan gunung berapi. Akses rute normal pendakiannya berawal dari desa Karangaan

WELLCOME TO MY BLOG 



       


                                            Thank you for visiting